Menentukan komposisi dua fungsi dalam berbagai representasi.
Apa yang Akan Kamu Kuasai?
Komposisi dan invers fungsi membantu kita memahami proses bertahap, transformasi, serta hubungan dua arah antara masukan dan keluaran.
Pelajari bagaimana dua fungsi dapat bekerja secara berurutan melalui komposisi, kemudian pahami bagaimana suatu fungsi dapat dibalik menggunakan fungsi invers.
Komposisi dan invers fungsi membantu kita memahami proses bertahap, transformasi, serta hubungan dua arah antara masukan dan keluaran.
Menentukan komposisi dua fungsi dalam berbagai representasi.
Menentukan domain yang sesuai pada fungsi komposisi.
Menentukan invers suatu fungsi yang memiliki invers.
Memeriksa hubungan fungsi dan inversnya melalui komposisi.
Komposisi dua fungsi berarti keluaran dari satu fungsi digunakan sebagai masukan bagi fungsi berikutnya.
Kerjakan g terlebih dahulu, kemudian hasilnya dimasukkan ke fungsi f.
Kerjakan f terlebih dahulu, kemudian hasilnya dimasukkan ke fungsi g.
Diberikan:
Pada f(g(x)), nilai x harus berada dalam domain g, dan nilai g(x) harus dapat diterima sebagai masukan fungsi f.
Jika f(x)=√x dan g(x)=x−2, maka
(f ∘ g)(x)=√(x−2)Agar nilai real, diperlukan:
x − 2 ≥ 0 sehingga x ≥ 2.Jika fungsi f membawa x menjadi y, maka inversnya membawa y kembali menjadi x.
Ubah notasi fungsi menjadi persamaan dalam x dan y.
Pertukaran ini merepresentasikan pembalikan masukan dan keluaran.
Lakukan manipulasi aljabar hingga y menjadi subjek persamaan.
Ganti y dengan notasi fungsi invers.
Karena fungsi linear ini memiliki gradien tidak nol, fungsi bersifat satu-satu pada bilangan real dan memiliki invers.
Agar invers juga merupakan fungsi, setiap nilai keluaran harus berasal dari paling banyak satu nilai masukan.
Setiap nilai keluaran berasal dari satu nilai x. Fungsi memiliki invers pada domain bilangan real.
Misalnya f(2)=4 dan f(−2)=4. Karena satu keluaran memiliki dua masukan, inversnya bukan fungsi jika domain tidak dibatasi.
Sebuah fungsi satu-satu akan dipotong paling banyak satu kali oleh setiap garis horizontal.
Garis horizontal memotong grafik tepat satu kali, sehingga fungsi linear tersebut satu-satu.
Grafik fungsi dan grafik inversnya saling merupakan pencerminan terhadap garis y = x.
Umumnya f ∘ g tidak sama dengan g ∘ f. Urutan pengerjaan harus diperhatikan.
Notasi f⁻¹ berarti fungsi invers, bukan kebalikan pecahan dari nilai fungsi.
Tidak setiap fungsi mempunyai invers yang juga merupakan fungsi.
Domain fungsi komposisi dan invers perlu diperiksa agar operasi tetap terdefinisi.
Catat aturan setiap fungsi yang diberikan.
Tentukan fungsi yang dikerjakan terlebih dahulu.
Masukkan keluaran fungsi pertama ke fungsi berikutnya.
Pastikan setiap nilai masukan menghasilkan operasi yang terdefinisi.
Untuk invers, periksa apakah komposisinya menghasilkan x.
Gunakan aktivitas berikut untuk melihat proses fungsi secara bertahap dan memeriksa sifat invers.
Gunakan fungsi linear f(x)=ax+b dan g(x)=cx+d, kemudian bandingkan f ∘ g dengan g ∘ f.
Bentuk fungsi linear f(x)=ax+b dengan a ≠ 0, kemudian periksa apakah invers mengembalikan nilai awal.
f(g(x)) = f(x−3) = 2(x−3)+1 = 2x−6+1 = 2x−5.
g(f(x)) = g(2x+1) = (2x+1)−3 = 2x−2.
y=3x−6. Tukar x dan y: x=3y−6. Maka: x+6=3y, sehingga f⁻¹(x)=(x+6)/3 .
Tidak. Karena f(2)=4 dan f(−2)=4, fungsi tidak satu-satu pada seluruh bilangan real.
✓ (f ∘ g)(x) berarti f(g(x)).
✓ Secara umum, f ∘ g tidak sama dengan g ∘ f.
✓ Domain komposisi harus membuat seluruh proses tetap terdefinisi.
✓ Fungsi invers membalik hubungan masukan dan keluaran.
✓ Fungsi harus satu-satu agar mempunyai invers yang juga merupakan fungsi.
✓ f⁻¹(f(x))=x dan f(f⁻¹(x))=x.