Materi Lengkap: Membaca, Menulis, dan Membandingkan Bilangan

Peta Konsep Bilangan

Sebelum mempelajari berbagai jenis bilangan, mari kita lihat bagaimana hubungan antara berbagai jenis bilangan dalam matematika:

Bilangan Real
Bilangan Rasional
Bilangan Bulat
Pecahan
Bilangan Irasional
√2, π, e

Dalam materi ini, kita akan fokus pada: Bilangan Bulat, Bilangan Rasional, Bilangan Desimal, Bilangan Berpangkat dan Akar, serta Notasi Ilmiah.

1. Bilangan Bulat

A. Pengertian Bilangan Bulat

Bilangan bulat adalah kumpulan bilangan yang terdiri dari:

Bilangan Bulat Positif

1, 2, 3, 4, 5, ...

Contoh: Suhu 25°C, saldo Rp50.000

Nol (0)

Bilangan netral

Contoh: Titik beku air, titik awal

Bilangan Bulat Negatif

-1, -2, -3, -4, -5, ...

Contoh: Suhu -5°C, utang Rp20.000

B. Garis Bilangan

Garis bilangan membantu kita memahami urutan dan perbandingan bilangan bulat:

-4
-3
-2
-1
0
1
2
3
4
Nilai semakin kecil Nilai semakin besar

C. Cara Membaca dan Menulis

Penulisan Cara Membaca Contoh Penggunaan
15 Lima belas "Suhu hari ini 15°C"
-8 Negatif delapan "Suhu di freezer -8°C"
+100 Positif seratus "Saldo +Rp100.000"
0 Nol "Suhu 0°C adalah titik beku air"

D. Membandingkan Bilangan Bulat

Aturan Membandingkan:

  1. Semua bilangan positif > 0
  2. Semua bilangan negatif < 0
  3. Bilangan positif selalu > bilangan negatif
  4. Untuk dua bilangan negatif, yang lebih dekat ke 0 lebih besar
Contoh Perbandingan:
  • 5 > 3 (lima lebih besar dari tiga)
  • -2 > -5 (negatif dua lebih besar dari negatif lima)
  • -1 < 4 (negatif satu lebih kecil dari empat)

2. Bilangan Rasional (Pecahan)

A. Pengertian Bilangan Rasional

Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan sebagai pecahan a/b dimana a dan b adalah bilangan bulat, dan b ≠ 0.

Contoh Bilangan Rasional:

½
¾
-²⁄₅
⁷⁄₁ (7)

B. Jenis-Jenis Pecahan

Jenis Contoh Penjelasan
Pecahan Biasa ³⁄₄, ²⁄₅ Pembilang < penyebut
Pecahan Campuran 1½, 2⅓ Gabungan bilangan bulat dan pecahan
Pecahan Senilai ¹⁄₂ = ²⁄₄ = ³⁄₆ Nilai sama, bentuk berbeda

C. Membandingkan Pecahan

Metode 1: Samakan Penyebut

Bandingkan ²⁄₃ dan ³⁄₅

Langkah 1: Cari KPK dari 3 dan 5 = 15

Langkah 2: Ubah ke pecahan senilai:

²⁄₃ = ¹⁰⁄₁₅
³⁄₅ = ⁹⁄₁₅

Langkah 3: Bandingkan pembilang: 10 > 9

Kesimpulan: ²⁄₃ > ³⁄₅

Metode 2: Ubah ke Desimal

Bandingkan ²⁄₃ dan ³⁄₅

Langkah 1: Ubah ke desimal:

²⁄₃ = 2 ÷ 3 = 0,666...
³⁄₅ = 3 ÷ 5 = 0,6

Langkah 2: Bandingkan desimal: 0,666... > 0,6

Kesimpulan: ²⁄₃ > ³⁄₅

3. Bilangan Desimal

A. Nilai Tempat Desimal

Bilangan desimal memiliki nilai tempat yang berbeda-beda:

3 Ratusan
4 Puluhan
5 Satuan
,
6 Persepuluh
7 Perseratus
8 Perseribu
345,678 dibaca: "Tiga ratus empat puluh lima koma enam tujuh delapan"

B. Membandingkan Bilangan Desimal

Langkah-langkah Membandingkan:

  1. Bandingkan bagian bilangan bulat (sebelum koma)
  2. Jika sama, bandingkan angka di belakang koma satu per satu mulai dari persepuluh
Contoh: Bandingkan 12,34 dan 12,4

Langkah 1: Bagian bulat sama: 12 = 12 ✓

Langkah 2: Bandingkan persepuluh:

12,34 dan 12,4

Karena 3 < 4, maka 12,34 < 12,4

Tips: 12,4 = 12,40 → jadi 12,34 < 12,40

4. Bilangan Berpangkat dan Akar

A. Pengertian Bilangan Berpangkat

Bilangan berpangkat menunjukkan perkalian berulang:

2
3
=
2 × 2 × 2 = 8

2 → basis (bilangan pokok)

3 → pangkat/eksponen (berapa kali dikalikan)

8 → hasil perpangkatan

B. Sifat-Sifat Pangkat

Sifat Rumus Contoh
Perkalian dengan basis sama aᵐ × aⁿ = aᵐ⁺ⁿ 2³ × 2² = 2⁵ = 32
Pembagian dengan basis sama aᵐ ÷ aⁿ = aᵐ⁻ⁿ 3⁴ ÷ 3² = 3² = 9
Pangkat nol a⁰ = 1 (a ≠ 0) 5⁰ = 1, 100⁰ = 1

C. Akar Bilangan

Akar adalah kebalikan dari pangkat:

25
=
5
karena 5² = 25

√25 dibaca "akar kuadrat dari 25"

D. Bilangan Kuadrat Sempurna

Bilangan kuadrat sempurna adalah bilangan yang akarnya bilangan bulat:

√1 = 1
√4 = 2
√9 = 3
√16 = 4
√25 = 5
√36 = 6
√49 = 7
√64 = 8
√81 = 9
√100 = 10

5. Notasi Ilmiah (Scientific Notation)

A. Pengertian Notasi Ilmiah

Notasi ilmiah adalah cara menulis bilangan yang sangat besar atau sangat kecil dalam bentuk:

a × 10 n

Dimana:

  • a: bilangan antara 1 dan 10 (1 ≤ a < 10)
  • n: bilangan bulat (bisa positif atau negatif)

B. Contoh Notasi Ilmiah

Bilangan Biasa Notasi Ilmiah Keterangan
3.000.000 3 × 10⁶ 3 juta
450.000 4,5 × 10⁵ 4,5 ratus ribu
0,00025 2,5 × 10⁻⁴ 25 per 100.000
0,000007 7 × 10⁻⁶ 7 per 1.000.000

C. Cara Mengubah ke Notasi Ilmiah

Untuk bilangan besar (≥10):

Contoh: 125.000

1. Tempatkan koma setelah angka pertama: 1,25000

2. Hitung berapa digit koma berpindah: 5 tempat

3. Tulis dalam notasi ilmiah: 1,25 × 10⁵

Untuk bilangan kecil (<1):

Contoh: 0,0034

1. Tempatkan koma setelah angka pertama: 3,4

2. Hitung berapa digit koma berpindah ke kanan: 3 tempat

3. Tulis dalam notasi ilmiah: 3,4 × 10⁻³

Latihan Soal

Soal 1: Perbandingan Bilangan

Urutkan dari terkecil ke terbesar: -3,5; 2; -4; 0; ½; 1,75

Solusi:

1. Ubah semua ke desimal: -3,5; 2; -4; 0; 0,5; 1,75

2. Urutkan dari terkecil: -4; -3,5; 0; 0,5; 1,75; 2

Jawaban: -4, -3,5, 0, ½, 1,75, 2

Soal 2: Notasi Ilmiah

Tulis dalam notasi ilmiah:

a. 48.000.000

b. 0,000025

Solusi:

a. 48.000.000 = 4,8 × 10⁷ (koma berpindah 7 tempat ke kiri)

b. 0,000025 = 2,5 × 10⁻⁵ (koma berpindah 5 tempat ke kanan)

Soal 3: Aplikasi Pangkat dan Akar

Sebuah kubus memiliki volume 27 cm³. Berapa panjang rusuknya?

Solusi:

1. Volume kubus = rusuk³

2. rusuk³ = 27

3. rusuk = ³√27 = 3 cm

Jawaban: Panjang rusuk = 3 cm

Kesimpulan

Dalam mempelajari berbagai jenis bilangan, penting untuk memahami:

  • Bilangan bulat termasuk positif, negatif, dan nol, dengan aturan perbandingan khusus untuk bilangan negatif
  • Bilangan rasional dapat ditulis sebagai pecahan, dan dapat dibandingkan dengan menyamakan penyebut atau mengubah ke desimal
  • Bilangan desimal memiliki nilai tempat yang spesifik dan dapat dibandingkan dengan memperhatikan bagian bulat dan desimal
  • Pangkat menunjukkan perkalian berulang, dengan sifat-sifat khusus untuk operasi matematika
  • Notasi ilmiah memudahkan penulisan bilangan sangat besar atau kecil dengan format a × 10ⁿ

Dengan memahami konsep-konsep ini, siswa akan memiliki fondasi yang kuat untuk mempelajari materi matematika yang lebih lanjut.

Referensi

  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Siswa Matematika Kelas VII. Jakarta: Kemendikbud.
  • Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Buku Siswa Matematika Kelas VIII. Jakarta: Kemendikbud.
  • NCTM. (2020). Principles and Standards for School Mathematics. Reston, VA: NCTM.