Mengidentifikasi pusat, jari-jari, diameter, tali busur, busur, dan juring.
Apa yang Akan Kamu Kuasai?
Geometri lingkaran menghubungkan ukuran sudut dengan panjang, luas, dan sifat-sifat garis pada lingkaran.
Pelajari hubungan antara jari-jari, diameter, busur, juring, sudut pusat, sudut keliling, dan garis singgung dalam geometri lingkaran.
Geometri lingkaran menghubungkan ukuran sudut dengan panjang, luas, dan sifat-sifat garis pada lingkaran.
Mengidentifikasi pusat, jari-jari, diameter, tali busur, busur, dan juring.
Menjelaskan hubungan sudut pusat dengan sudut keliling.
Menentukan panjang busur dan luas juring dari sudut pusat tertentu.
Menggunakan sifat garis singgung untuk menyelesaikan masalah geometri.
Setiap unsur mempunyai peran berbeda dalam hubungan geometri pada lingkaran.
Titik yang mempunyai jarak sama ke seluruh titik pada lingkaran.
Ruas garis dari pusat ke sebuah titik pada lingkaran.
Tali busur yang melalui pusat dan panjangnya dua kali jari-jari.
Ruas garis yang menghubungkan dua titik pada lingkaran.
Bagian keliling lingkaran yang terletak antara dua titik.
Daerah yang dibatasi oleh dua jari-jari dan sebuah busur.
Keliling merupakan panjang keseluruhan batas lingkaran.
Luas menunjukkan ukuran daerah di dalam lingkaran.
Diameter selalu dua kali panjang jari-jari.
Jika sudut pusat dan sudut keliling menghadap busur yang sama, besar sudut pusat adalah dua kali sudut keliling.
Kedua kaki sudut merupakan jari-jari lingkaran.
Sudut keliling yang menghadap busur AB besarnya setengah sudut pusat AOB.
Diameter membentuk sudut pusat 180°. Karena sudut keliling yang menghadap busur sama bernilai setengah sudut pusat, maka:
Sudut pusat θ menentukan proporsi panjang busur dan luas juring terhadap lingkaran penuh.
Busur merupakan bagian dari keliling yang bersesuaian dengan sudut pusat θ.
Juring merupakan bagian dari luas lingkaran yang bersesuaian dengan sudut pusat θ.
Karena 90° merupakan seperempat dari 360°, busur dan juringnya juga merupakan seperempat lingkaran.
Garis singgung menyentuh lingkaran tepat pada satu titik. Jari-jari yang melalui titik singgung tersebut tegak lurus garis singgung.
Setiap satu putaran roda menempuh jarak sebesar keliling roda.
Gerak jarum jam dapat dianalisis menggunakan sudut pusat.
Roda gigi, puli, rotor, dan bantalan menggunakan geometri lingkaran.
Konsep busur dan lingkaran digunakan dalam arsitektur, grafis, serta konstruksi.
Diameter adalah dua kali jari-jari, sehingga d = 2r.
Untuk busur yang sama, sudut pusat adalah dua kali sudut keliling.
Pada rumus busur dan juring, θ harus merupakan sudut pusat bagian yang sedang dihitung.
Sudut antara jari-jari dan garis singgung pada titik singgung selalu 90°.
Tentukan pusat, jari-jari, diameter, busur, atau garis singgung.
Bedakan sudut pusat, sudut keliling, dan sudut siku-siku.
Gunakan sifat atau rumus yang sesuai.
Substitusikan nilai secara sistematis dan perhatikan satuan.
Pastikan panjang, luas, dan sudut masuk akal secara geometri.
Gunakan aktivitas berikut untuk menghubungkan jari-jari, sudut, panjang busur, luas juring, dan sudut keliling.
Atur jari-jari dan sudut pusat, kemudian amati perubahan keliling, luas, panjang busur, dan luas juring.
Ubah besar sudut pusat, kemudian amati sudut keliling yang menghadap busur yang sama.
d = 2r = 2(10) = 20 cm.
Sudut keliling = ½ × 120° = 60°.
s = 90/360 × 2π(14) = 1/4 × 28π = 7π cm.
Jari-jari tegak lurus garis singgung pada titik singgung. Jadi sudutnya 90°.
✓ Diameter memenuhi d = 2r.
✓ Keliling lingkaran K = 2πr.
✓ Luas lingkaran L = πr².
✓ Sudut pusat adalah dua kali sudut keliling yang menghadap busur sama.
✓ Panjang busur = θ/360° × 2πr.
✓ Luas juring = θ/360° × πr².
✓ Jari-jari tegak lurus garis singgung pada titik singgung.
✓ Dua garis singgung dari satu titik luar mempunyai panjang yang sama.