Menjelaskan makna bilangan berpangkat sebagai perkalian berulang.
Setelah Belajar, Kamu Diharapkan Bisa
Perpangkatan dan bentuk akar akan digunakan kembali pada berbagai materi aljabar, geometri, dan persamaan kuadrat.
Pelajari cara menuliskan perkalian berulang sebagai perpangkatan, gunakan sifat-sifat pangkat, pahami pangkat nol dan pangkat negatif, lalu hubungkan perpangkatan dengan bentuk akar.
Perpangkatan dan bentuk akar akan digunakan kembali pada berbagai materi aljabar, geometri, dan persamaan kuadrat.
Menjelaskan makna bilangan berpangkat sebagai perkalian berulang.
Menggunakan sifat perkalian dan pembagian bilangan berpangkat.
Memahami pangkat nol dan pangkat negatif.
Menyederhanakan bentuk akar sederhana dan melakukan operasi sejenis.
Bentuk aⁿ berarti bilangan a dikalikan dengan dirinya sendiri sebanyak n faktor, untuk n bilangan bulat positif.
3 disebut basis
4 disebut pangkat atau eksponen
3⁴ berarti 3 × 3 × 3 × 3
Aturan berikut berlaku ketika basis dan operasi memenuhi syarat yang diperlukan.
Pangkat dijumlahkan.
2³ × 2² = 2⁵ = 32Pangkat dikurangkan, dengan a ≠ 0.
3⁵ ÷ 3² = 3³ = 27Pangkat dikalikan.
(2³)² = 2⁶ = 64Pangkat diterapkan pada setiap faktor.
(2 × 3)² = 2² × 3² = 36Untuk a ≠ 0, pembagian bilangan berpangkat dengan basis sama membantu menunjukkan mengapa pangkat nol bernilai satu.
Untuk a ≠ 0, pangkat negatif dapat ditulis sebagai kebalikan dari bentuk berpangkat positif.
2⁻³ = 1 / 2³ = 1/8
5⁻² = 1 / 5² = 1/25
10⁻¹ = 1/10
Pangkat bukan perkalian basis dengan eksponen.
Eksponen menunjukkan banyak faktor dengan basis yang sama.
Aturan menjumlahkan pangkat berlaku pada perkalian, bukan penjumlahan.
Akar kuadrat utama dari bilangan nonnegatif adalah bilangan nonnegatif yang jika dikuadratkan menghasilkan bilangan tersebut.
√2 + √3 tidak dapat langsung ditulis sebagai √5.
Tentukan apakah soal menggunakan pangkat, akar, atau keduanya.
Gunakan aturan yang sesuai dengan operasi.
Kerjakan langkah secara teratur tanpa mengubah aturan.
Substitusi atau hitung kembali untuk memastikan hasil.
Ubah nilai dan perhatikan bagaimana bentuk matematika serta hasilnya berubah.
Ubah basis dan pangkat. Sistem akan menampilkan bentuk pangkat, representasi, dan hasilnya.
Pilih bilangan di bawah tanda akar. Sistem akan mencari faktor kuadrat sempurna terbesar.
Basis sama, maka pangkat dijumlahkan: 2⁴ × 2³ = 2⁷ = 128.
Pangkat dikurangkan: 3⁵ ÷ 3² = 3³ = 27.
48 = 16 × 3, sehingga √48 = √16 × √3 = 4√3.
Pilih satu jawaban untuk setiap pertanyaan.
✓ aⁿ menyatakan perkalian berulang untuk pangkat bulat positif.
✓ Pada perkalian dengan basis sama, pangkat dijumlahkan.
✓ Untuk a ≠ 0, berlaku a⁰ = 1 dan a⁻ⁿ = 1/aⁿ.
✓ Bentuk akar dapat disederhanakan dengan mencari faktor kuadrat sempurna.